About Us

Tentang ATM

HID-Wincor-Nixdorf-ATM-250Mesin teller otomatis (ATM) merupakan sejenis perangkat telekomunikasi terkomputerisasi yang menyediakan akses transaksi keuangan kepada klien lembaga keuangan/perbankan di tempat publik tanpa memerlukan kasir  atau pegawai bank.Dibuat pertama kali oleh IBM, mesin ATM pertama diperkenalkan pada Desember 1972 di Lloyds Bank di Inggris. Pada kebanyakan mesin ATM modern, identitas pelanggan diidentifikasi melalui kartu ATM yang dilengkapi strip magnetik atau kartu pintar dengan chip, yang berisi informasi nomor kartu serta beberapa informasi keamanan seperti tanggal kadaluarsa atau kode CVVC (CVV). Konfirmasi dilakukan dengan memasukkan nomor identifikasi pribadi (PIN).

Melalui mesin ATM, pengguna dapat mengakses akun bank mereka untuk melakukan penarikan uang, pembayaran kartu kredit, transfer uang ke rekening lain serta revisi uang tersisa. Beberapa mesin ATM juga menyediakan layanan pembelian kredit ponsel, penambahan nilai kredit kartu Touch ‘n Go dan pembayaran tagihan utilitas. Ada juga mesin ATM khusus untuk tujuan memasukkan uang yang dikenal sebagai mesin penyimpanan uang (CDM).

ATM tidak hanya ditempatkan di area tempat bank, tetapi juga ditempatkan di lokasi publik yang ramai seperti pusat perbelanjaan, bandara, toko-toko, SPBU, serta perguruan tinggi.

Kebanyakan mesin ATM memiliki tanda penunjuk/neon sign di atasnya yang menandakan nama bank yang memiliki mesin ATM tersebut serta jaringan ATM yang terhubung (seperti ALTO, LINK dan ATM bersama). Penggunaan jaringan ATM memungkinkan pengguna bank lain mengeluarkan uang pada mesin ATM yang berbeda dengan mengenakan biaya layanan.

Komponen Hardware

KEY PADSebuah mesin ATM terdiri dari perangkat-perangkat berikut:

  • CPU (untuk mengontrol antarmuka pengguna serta perangkat transaksi)
  • Pembaca magnetik dan / atau kartu pintar (untuk mengidentifikasi pengguna)
  • Keyboard PIN (menyerupai susunan keyboard pada telepon atau mesin kira)
  • Prosesor enkripsi keamanan.
  • Layar (digunakan oleh pengguna untuk melakukan transaksi)
  • Tombol fungsi (di bagian sisi layar) atau layar sentuh (digunakan untuk memilih beberapa aspek transaksi)
  • Pencetak rekor (untuk mencetak slip transaksi pengguna)
  • Brankas (untuk menyimpan bagian yang membutuhkan akses aman)

Akhir-akhir ini, permintaan komputasi yang lebih tinggi serta jatuhnya harga arsitektur menyerupai komputer, mesin ATM beralih dari arsitektur hardware khusus menggunakan mikrokontroler serta sirkuit terpadu aplikasi khusus untuk arsitektur hardware menyerupai komputer pribadi, seperti koneksi USB untuk peripheral, jaringan ethernet dan komunikasi IP, serta penggunaan sistem operasi komputer pribadi. Meskipun penggunaannya lebih murah dari hardware tipe lama, ia menyebabkan mesin ATM terkena masalah yang sering kali dikaitkan dengan komputer pribadi biasa.

Mekanisme yang ada dalam brankas mesin ATM termasuk:

  • Mekanisme produksi (untuk menyediakan uang tunai)
  • Mekanisme penyimpanan seperti modul pengolahan cek atau penerima uang kertas massal (untuk memungkinkan pengguna memasukkan uang)
  • Sensor keamanan (magnetik, panas, seismik, gas)
  • Kunci (untuk memastikan akses terkontrol terhadap isi brankas)
  • Sistem jurnal; ada dua bisa jadi elektronik (perangkat memori flash berbasis standar proprietary) atau perangkat solid state (printer sebenarnya) yang menyimpan semua catatan aktivitas seperti waktu penggunaan, jumlah uang kertas yang dikeluarkan, dsb.

Perangkat lunak

NCRDengan migrasi ke hardware PC, sistem operasi komersial standar serta lingkungan pemrograman dapat digunakan pada mesin ATM. Rig biasa yang sebelumnya digunakan pada pembangunan ATM termasuk RMX atau OS / 2. Kini, sebagian besar mesin ATM di seluruh dunia menggunakan OS Microsoft, terutama Windows XP Professional atau Embedded.

Sejumlah kecil mesin masih menggunakan versi lama seperti Windows NT, Windows CE atau Windows 2000. Vista pula masih belum diterima secara luas pada mesin ATM. [Kutipan diperlukan] Ada satu pandangan dari sudut keamanan industri komputer atau pemahaman bahwa sistem pengendalian meja memiliki risiko yang lebih besar sebagaimana sistem operasi untuk mesin produksi uang dibandingkan sistem operasi jenis lain seperti sistem operasi masa nyata (RTOS). Risks Digest memiliki banyak rencana terkait kelemahan sistem pengendalian mesin teller otomatis.
Mesin ATM Wincor NIXDORF menggunakan Windows 2000.

Linux juga memperoleh sedikit penerimaan dalam pasar ATM. Satu contoh utama adalah Banrisul, bank terbesar di selatan Brasil, yang menggantikan sistem operasi MS-DOS lama ke Linux. Banco do Brasil turut bermigrasi ke penggunaan Linux.

Dengan transisi mesin ATM ke lingkungan komputasi kelas industri, kekhawatiran mengenai integritas perangkat lunak ATM telah meningkat.

Anda membutuhkan mesin ATM dan partnya seperti Diebold, NCR & Wincor Hubungi kami

PT. Cakra Pancasona Utama

Wibawa Mukti 2. Jl H. Abih No 131 Jati Asih Bekasi,  Jawa Barat 17425

Telp: 021-46321199 fax: 021-70406488

Email: marketing@cakrapancasona.com

http://www.cakrapancasona.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s